UMKM meskipun skalanya kecil namun mampu mendukung perekonomian Indonesia. Bisnis ini bisa menyerap jutaan tenaga kerja yang bisa memperbaiki perekonomian lokal.
Meskipun bisnis ini sangat membantu, namun pelaku usaha sering menghadapi kesulitan ketika diharuskan untuk membayar pajak UMKM. Sebenarnya untuk membayar pajak ini tidak terlalu sulit dan tidak memberatkan apabila mengikuti strategi menata pajak yang akan diulas berikut ini.

Strategi Jitu Mengelola Pajak UMKM
Ada banyak strategi untuk mengelola pajak yang bisa diterapkan oleh pelaku UMKM agar penghasilannya tidak terganggu. Berikut ini beberapa contoh strateginya.
Pelajari Semua Pajak untuk UMKM
Agar bisa membayar semua kewajiban pajak dengan nominal yang tepat maka perlu mempelajari pajak apa saja yang dikenakan untuk UMKM. Untuk jenisnya sendiri terbagi menjadi tiga yaitu pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak daerah serta retribusi.
Untuk pajak penghasilan tarifnya 0,5% dari omset usaha, sedangkan pajak pertambahan nilai hanya dikenakan untuk UMKM yang omset tahunannya melebihi 4,8 miliar. Sedangkan untuk pajak daerah tergantung dari kebijakan pemerintah daerah setempat.
Buat Pembukaan yang Rapi
Agar mudah dalam mengelola pajak sebaiknya buat pembukuan yang teratur dan terapi. Anda bisa memanfaatkan software untuk mencatat semua pemasukan serta pengeluaran dalam periode tertentu.
Selain itu, Anda juga harus menyimpan semua bukti transaksi yang sudah pernah dilakukan seperti nota, kuitansi dan bukti transaksi. Pembukuan ini akan mempermudah Anda dalam menghitung nominal pajak yang wajib dibayarkan.
Manfaatkan Fasilitas PPh Final
Pemerintah sudah menyediakan fasilitas bernama PPh final untuk mempermudah pelaku UMKM dalam melaksanakan kewajibannya sebagai wajib pajak. Kalau memanfaatkan fasilitas ini maka pelaku UMKM cukup membayar pajak sesuai dengan omset bukan sesuai penghasilan bersih yang didapatkan. Hal ini dapat membuat proses pembayaran pajak menjadi lebih sederhana dan tidak akan membebani penghasilan.
Memanfaatkan Kebijakan Pemerintah
Kebijakan yang dibuat pemerintah banyak yang menguntungkan pelaku UMKM, salah satunya adalah kebijakan tentang pemberian insentif pajak untuk UMKM. Kebijakan ini bisa meringankan tarif pajak dan juga dapat membebaskan pajak untuk pelaku UMKM tertentu.
Agar tidak ketinggalan manfaat dari kebijakan ini maka perlu mengikuti perkembangan terbaru tentang kebijakan dan aturan pemerintah dan jangan lupa untuk mendaftar agar memperoleh keringanan ketika diharuskan membayar pajak UMKM.
Frequently Asked Questions
1. Apakah semua pelaku UMKM harus membayar pajak?
Ya, semua masyarakat yang menjalankan UMKM harus membayar pajak sesuai aturan dan ketentuan yang sudah berlaku.
2. Apa jenis pajak yang harus dibayar oleh pelaku UMKM?
Jenisnya adalah pajak penghasilan, pajak daerah dan retribusi serta pajak pertambahan nilai.
3. Bagaimana cara menata pajak UMKM agar tidak mengganggu penghasilan?
Caranya adalah membuat pembukuan yang rapi, memanfaatkan kebijakan pemerintah dan menggunakan fasilitas PPh final.
4. Apakah omzet usaha perlu dipantau setiap bulan?
Ya, pemantauan omzet membantu mengetahui perkembangan usaha sekaligus memperkirakan kewajiban pajak.
